Blog Burung | Tutorial Burung

Tuesday, February 24, 2015

Tips Mempercepat Burung Cendet Trotol Ganti Bulu Dewasa


Bagi sebagian orang, trotol cendet yang mengalami nyalin (untuk menyebut trotolan yang ganti bulu dari bulu piyik ke bulu dewasa) dini dianggap suatu kebohongan karena umumnya trotol cendet ganti bulu antara 4—6 bulan. Namun tahukah Anda bahwa pada usia 2 bulan trotol sudah bisa mulai ganti bulu? Ini fakta. Pada umumnya, trotolan yang mendapatkan perawatan yang baik dan benar bisa mengalami proses ganti bulu lebih cepat dari biasanya. Namun demikian, ini tentu saja juga sangat dipengaruhi oleh faktor genetik.

Perawatan yang baik dan benar memungkinkan trotolan cendet berkembang lebih cepat dan maksimal. Tidak hanya masalah mental dan power, perawatan yang baik juga mempengaruhi proses ganti bulu. Di sini, bulu trotolan mengalami perkembangan yang lebih cepat sehingga bulu lebih cepat tua. Ini memungkinkan bulu mengalami rontok lebih dini dan segera berganti bulu dewasa. Tidak hanya itu, trotolan yang mendapatkan rawatan yang baik juga bisa membuat burung lebih cepat ngeplong. Sekitar umur 4—5 bulan, burung-burung ini sudah bisa melagukan isian dengan fasih. Bahkan, pada usia ini, burung sudah mempunyai mental yang baik sehingga bisa lebih cepat koncer di lapangan.

Lalu bagaimana resepenya? Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh Anda. Ini bisa Anda pilih perpoin. Namun lebih baik dikombinasikan poin perpoin.
  1. Vor bisa menggunakan pelet lele, bukan vor pada umumnya. Pemberian pelet pada pentet trotol yang dilakukan sejak piyik, dapat membantu burung tersebut mengalami ganti bulu dewasa lebih cepat. Tapi entah apa yang terkandung dalam pelet ini, namun yang jelas, pakan ini sangat jitu membuat pentet mengalami ganti bulu lebih cepat. Vor lele ini juga bisa membantu memaksimalkan power/volume sekalipun burung tersebut minim asupan EF.
  2. No mandi. Ini yang sejauh ini belum banyak diketahui oleh para cendet mania, khususnya pemula. Kebanyakan centet sudah dimandikan dengan rutin setiap hari seperti halnya burung dewasa. Ini tentu saja salah sebab meskipun burung butuh mandi, sebaiknya centet trotol tidak dimandikan sampai komplit bulu dewasa. Mengapa? Air pada trotol akan menyebabkan bulu cendet kembali segar, kencang, dan kuat sehingga menunda masa rontok bulu. Karenanya, biarkan burung tanpa mandi dan jika memang mau mandi, biarkan mandi sendiri di cepuk minumnya. Sebab jika burung merasa gerah, mereka tetap akan mandi sendiri sekalipun dengan air yang minim. Dengan begitu, bulu yang terkena air bisa lebih sedikit daripada mandi dengan cara disemprot apalagi mandi keramba, sehingga memungkinkan bulu burung mengalami penuaan lebih cepat dan cepat rontok.
  3. No jemur. Di samping tidak pakai mandi, trotolan cendet juga tidak usah dijemur. Sama seperti air, sinar matahari akan membuat bulu burung tetap dalam kondisi segar sehingga sulit mengalami rontok. Untuk itu, setiap hari burung cukup diangin-anginkan saja di teras rumah. Atau jika tetap mau dijemur, lakukan saat pagi hari sebelum jam 9 di mana sinar matahari masih belum terlalu terik.

Slamat mencoba

Tips Mempercepat Burung Cendet Trotol Ganti Bulu Dewasa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

2 komentar:

matius koko said...

Mohon saran ya om..

Saya pny cendet muda, kalo org bilang jawa barat. Kondisi sehat dan nagen. Pd bagian kepala dan leher atas msh ada beberapa bulu trotol, tapi udh 3 bulan tdk kunjung kicau dan tak berganti warna abu2. Warna bulu ekor tidak hitam (sama seperti gambar). Saya sudah melakukan cara kedua. Kalo didekatkan cendet lain si burung sll lawan malah cendet lain menggelembungkan bulunya.
Bgmn om supaya cendet saya berkicau dan cepat ganti bulu muda?
Terimakasih

leo sayoga said...

dirwat aja dlu om yang telaten. dan perlu diketahui bahwa burung muda memang tidak bisa gacor kayak burung dewasa. saran saya, cendet muda jangan dimanja biar ga ngembung. dan masalah belum tuntas ganti bulu piyik ke dewasa, bisa dipengaruhi oleh perawatan yang salah seperti EF kurang banyak. selain itu,faktor genetik jg berpengaruh lho....

Post a Comment