Blog Burung | Tutorial Burung

Wednesday, September 23, 2015

Cara Membuat Burung Gereja Jinak dan Petetan


Burung gereja adalah burung master untuk hampir semua jenis burung kicauan. Karenanya, burung ocehan tanpa ada atau membawakan materi gereja, tidak bisa dibilang bagus. Karenanya, banyak kicau mania yang beramai-ramai memelihara burung yang satu ini untuk dijadikan masteran. Namun kendala yang sering ditemukan oleh kicaumania adalah di mana burung gereja yang mereka pelihara tidak bisa rajin berbunyi karena tidak jinak.

Menjinakkan burung gereja tentu saja bukan persoalan mudah. Sekalipun Anda memelihara sejak kecil (baca: sejak loloh), burung gereja tidak mudah dijinakkan. Lebih sulit lagi adalah membuatnya menjadi petetan sehingga lebih enak jika dibuat masteran. Hal ini sangat berbeda dengan burung-burung lainnya. Dengan rawatan yang konsisten dan telaten, burung lain bisa menjadi lulut atau jinak. Namun hal ini sama sekali tidak berlaku untuk burung gereja.

Lalu bagaimana cara membuat burung gereja menjadi jinak dan bahkan bisa petetan? Ada beberapa hal yang setidaknya Anda ketahui jika ingin memiliki burung gereja yang jinak dan petetan sebagai berikut.

Pelihara dari kecil
Tentu saja hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memelihara dari kecil. Dengan usia burung gereja yang masih bayi ini, dimungkinkan burung menjadi lebih jinak karena sudah biasa dan beradaptasi dengan manusia dari kecil. Hal yang paling disarankan adalah, carilah burung gereja yang bulunya belum lengkap dan matanya juga belum melek. Burung gereja dengan umur sekecil ini, lebih besar potensinya untuk bisa jinak.

Loloh sambil dipegang
Jika pada burung-burung lain, tidak ada anjuran bahwa ketika meloloh burung harus dipegang. Hal ini disebabkan karena burung dikhawatirkan menjadi manja. Namun ini berbeda dengan burung gereja di mana dengan selalu dipegang saat diloloh burung tidak bisa manja. Ia hanya bisa lebih jinak dari biasanya karena sudah dilatih akrab dengan sang empunya.

Berikan makan setengah kenyang
Saat Anda meloloh anakan burung gereja, aturlah waktu makannya. Waktu meloloh yang paling ideal adalah setiap dua jam sekali. Selain itu, pastikan dalam memberikan makanan Anda tidak berlebihan sehingga burung menjadi sangat kenyang. Sebab jika sampai kenyang dan bahkan kekenyangan, burung menjadi sangat giras. Karenanya, berhentilah meloloh sebelum dia kenyang dengan melihat kondisi temboloknya.

Peteti dengan rutin
Setiap waktu, Anda harus melatihnya supaya petetan. Caranya adalah dengan memeteti setiap kali ada kesempatan supaya burung menjadi terbiasa. Pada awal-awal mungkin burung kurang memberikan respon dan untuk memancingnya pakailah makanan supaya burung mengejar tangan Anda.

Jangan sampai melihat burung gereja liar
Sedari kecil, burung gereja Anda harus benar-benar dikarantina sehingga tidak mendengar dan bahkan melihat burung gereja liar. Sebab, burung gereja Anda yang sudah mulai belajar jinak bisa menjadi giras dan liar ketika melihat gereja liar. Karenanya, jika di luar rumah Anda terdapat banyak burung gereja liar, sebaiknya burung tidak dikeluarkan untuk menghindari efek negatif ini.

Demikianlah tips untuk membuat gereja Anda bisa menjadi jinak dan petetan. Dengan beberapa metode ini, diharapkan burung gereja Anda bisa menjadi burung yang sesuai dengan yang diharapkan.

Cara Membuat Burung Gereja Jinak dan Petetan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment