Blog Burung | Tutorial Burung

Monday, September 28, 2015

Perawatan Burung Bakalan Muda Hutan Supaya Hidup dan tidak Stres

(Foto: thecoolimages.net)

Burung bakalan muda hutan (biasa disingkat MH) merupakan burung muda yang didapat atau dihasilkan dari perburuan di hutan, baik dengan cara pulut maupun jaring. Bahkan tragisnya, ada pemikat yang menangkap burung-burung ini dengan cara dipancing layaknya ikan. Burung tangkapan yang sudah biasa hidup bebas di alam liar ini secara otomatis sangat liar sehingga risiko mati sangat besar, terutama burung sirtu dan cendet. Hal ini disebabkan karena karakter burung-burung ini yang sangat sensitif dan sulit beradaptasi dengan manusia. Karenanya, kedua jenis burung muda hutan ini banyak mengalami kematian setelah ditangkap karena mengalami stres atau depresi.

Burung muda hutan ini memerlukan rawatan yang intensif. Selain karena sensitif, burung-burung ini pakannya masih berupa serangga alias belum bisa makan voer. Karenaya, perawatan burung ini tidak bisa disamakan dengan burung yang sudah mapan atau hasil dari ternakan dan lolohan.

Lalu bagaimana cara perawatan burung muda hutan ini supaya tidak stres dan bisa hidup? Untuk burung hasil pikatan menggunakan pancing tentu saja perawatannya sangat sulit sebab ada kalanya pancing-pancingnya tertinggal dalam perut, menggores tenggorokan burung, atau bahkan masih menancap pada kerongkongan. Dalam beberapa hari setelah ditangkap, mungkin saja burung ini masih bisa bertahan hidup dengan bantuan obat-obatan, namun tidak bisa bertahan dalam jangka panjang.

Beberapa burung yang kerap kali ditangkap dengan cara dipancing oleh pemburu liar ialah burung-burung mahal seperti murai batu dan kacer. Atas kasus ini, banyak pembeli yang merasa kecewa karena burung-burung yang mereka tiba-tiba lemas dan mati padahal baru saja mereka beli di pasar.

Adapun perawatan untuk burung muda hutan agar bisa hidup dan tidak stres, Anda bisa melakukan beberapa resep berikut:

Karantina terlebih dahulu
Setelah Anda membeli burung muda hutan tersebut, jangan langsung dipertemukan dengan burung-burung lain, apalagi burung sejenis. Hal ini disebabkan karena burung ini umumnya masih dalam kondisi stres dan belum beradaptasi dengan lingkungannya. Karenanya, cara terbaik yang harus Anda lakukan adalah menaruh burung tersebut dalam ruangan tersendiri. Dengan dikarantina seperti ini, burung akan merasa tenang sehingga lambat laun tingkat stresnya berkurang.

Kerodong selama beberapa hari
Pengondisian burung selama masa karantina, sangat dianjurkan untuk dikerodong. Sebab hal ini bisa membuat burung muda hutan Anda semakin tenang dan nyaman. Namun demikian, pengerodongan boleh dihentikan setelah burung mulai belajar berbunyi sebab ini menandakan burung muda hutan Anda telah lebih tenang. Adapun untuk malam hari, burung tetap disarankan harus dikerodong, dengan tujuan selain supaya burung bisa istirahat dengan tenang, juga untuk menghindari supaya burung tidak makan serangga liar yang biasanya mengerumuni lampu.

Berikan ekstra foding sepuasnya
Karena burung Anda ini tangkapan baru, jangan mencoba melatih makan voer terlebih dahulu. Biarkan dia makan serangga hulu sepuasnya hingga bebas dari stres. Setelah dirasa tingkat stres burung sudah menurun, barulah Anda mencoba melatih makan voer. Adapun cara melatih burung supaya bisa makan voer, dapat Anda baca kembali pada artikel Teknik Jitu Melatih Burung Bakalan Makan Voer

Jangan mandikan
Selama proses karantina, sebaiknya burung tidak dimandikan terlebih dahulu. Selama beberapa hari biarkan dia tanpa mandi sampai burung bisa beradaptasi dengan baik dengan lingkungannya. Untuk itu, burung baru boleh dimandikan setelah ia tidak stres dan sudah merasa nyaman dengan lingkungannya.

Memandikan burung pada burung muda hutan ini adalah langkah penjinakan. Semakin sering burung dimandikan maka akan semakin jinak. Karenanya, memandikan burung dalam konteks ini hanya perlu dilakukan jika burung sudah dalam kondisi fit.

Demikian beberapa resep yang bisa Anda gunakan ketika Anda mempunyai burung muda hutan. Dengan beberapa resep di atas, diharapkan burung muda hutan Anda tingkat stresnya bisa teratasi dengan baik sehingga sehat dan lebih cepat berbunyi. Penanganan yang keliru pada burung muda hutan ini, burung bisa lama untuk berbunyi. Bahkan tragisnya, kesalahan perawatan pada burung muda hutan ini bisa menyebabkan burung menjadi tambah stres dan akhirnya mati.



Perawatan Burung Bakalan Muda Hutan Supaya Hidup dan tidak Stres Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment