Blog Burung | Tutorial Burung

Thursday, November 19, 2015

Perlukah Pleci Didoping?



Pleci adalah burung kecil yang mempunyai kecerdasan luar biasa dalam menirukan suara burung lain. Namun ada berbagai kendala yang sering ditemukan pada Pleci bakalan atau bahan, salah satunya adalah burung tidak mau ngeplong dan bongkar isian. Tentang masalah ini, salah satu group Pleci di Facebook ramai memperbincangkan solusinya. Ada satu status yang paling menarik perhatian yang dibuktikan dengan banyaknya komen diskusi dengan pemberian doping. Status tersebut mengatakan bahwa Pleci peliharaannya yang selama ini hanya ngriwik saja setiap hari, mendadak berubah drastis menjadi ngeplong dan gacor setelah diberikan vitamin penggacor yang dioplos dengan berbagai jenis vitamin lainnya.

Sebenarnya, dalam memelihara burung apapun, Anda harus sabar, apalagi jika burung Anda adalah bakalan. Dengan kesabaran, ketelatenan, dan perawatan yang baik, lambat laun burung akan menjadi lebih bagus dan bahkan ngeplong dan gacor. Dan pemakaian doping seperti di atas, tentu saja menyalahi kodrat dari burung itu sendiri. Bahkan tragisnya lagi, kesalahan ini berdampak buruk terhadap kesehatan burung itu tersendiri. Sebab, doping bukanlah vitamin yang aman jika diberikan dalam jangka panjang. Doping adalah pembunuhan secara pelan-pelan terhadap burung Pleci tersebut sebab pada hakikatnya diping adalah racun.

(Gambar: obatbenjolandileher.net)
Pemberian doping pada tahap awal pada burung Pleci memang akan terasa sekali efek positifnya. Bahkan efek ini bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan Anda karena biasanya hanya memakan waktu setengah hari sejak pemberian dilakukan. Namun untuk menjadikan Pleci gacor dan siap tarung setiap waktu, apa perlu menggunakan doping seperti ini secara terus-menerus? Dalam konteks ini perlu diketahui bahwa kerja doping ini tidak selamanya. Dua hingga tiga hari efek doping biasanya akan segera hilang dan Plecipun akan kembali mogok seperti sebelumnya. Namun jika Anda memberikannya lagi, Pleci Anda tersebut akan kembali gacor. Dan jika Anda menggunakan doping seperti ini, berarti Anda memberikannya sesering mungkin, sesuai dengan frekuensi kebutuhan Anda. Jika ini sampai terjadi, burung Pleci Anda bukannya akan semakin sehat, namun lama-lama akan bertambah lemas karena kecanduan. Apalagi ditambah adanya efek buruk yang ditimbulkan dari pemakaian doping yang selama ini.

Doping pada burung, termasuk Pleci, merusak terhadap hampir semua organ tubuh burung, terutama organ dalam. Berbagai gangguan pada kesehatan burung Pleci akan terjadi seiring dengan berkembangnya waktu. Sebut saja misalnya gangguan pencernaan, stamina, dan performa yang menurun sehingga burung bisa berakhir dengan kematian. Ini bisa dikatakan bahwa burung yang diberikan doping, umurnya bisa menjadi lebih pendek karena doping berefek buruk pada kesehatan brurung. Dan hal ini sudah dibuktikan sendiri oleh sebagian member di group Pleci tersebut. Tidak sedikit dari mereka yang mengatakan bahwa Pleci peliharaannya tiba-tiba mati.

Berangkat dari fenomena di atas dapat dikatakan bahwa untuk menjadi ngeplong dan gacor, burung Pleci tidak perlu diberikan doping sebab tidak baik bagi masadepan Pleci. Karenanya, carilah solusi yang alami dan aman untuk mengatasi masalah-masalah pada burung Pleci Anda. Misalnya, supaya Pleci bisa ngeplong, Anda bisa mencobanya untuk melakukan terapi pengembunan setiap hari atau mengajaknya jalan-jalan. Dengan penanganan yang tepat, Pleci Anda bisa mempunyai masa depan yang panjang dan cerah. Bahkan kesehatan Pleci Anda juga terjaga dengan baik.

Perlukah Pleci Didoping? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment