Blog Burung | Tutorial Burung

Saturday, January 16, 2016

Inilah Penyebab Cendet Salto yang Belum Banyak Diketahui Cendetmania

Sebagaimana diketahui bahwa cendet adalah burung yang mempunyai sifat bawaan salto. Tetapi meski salto ini sangat identik dengan burung cendet, dengan perawatan yang tepat, salto bisa dikurangi. Namun ada pula beberapa cendet yang memang tidak salto sama sekali, namun cendet dengan tipe seperti ini sangat jarang ditemui.

Cendet salto sebenarnya bukan hanya karena fakrtor kalah mental maupun takut terhadap sesuatu. Bahkan jika boleh dibilang, kedua penyebab ini adalah anggapan lama yang belum tentu bisa dibenarkan keakuratannya di lapangan. Karena faktanya, sekalipun sudah diatasi dengan berbagai cara, cendet bisa saja tetap akan salto. Hal ini disebabkan karena anggapan Anda yang salah mengenai penyebab salto ini sehingga Anda pun keliru dalam memberikan penanganan.

Jika diperhatikan dengan seksama, secara umum cendet salto sebenarnya bisa disebabkan oleh dua kondisi. Keduanya ialah stres dan ketidaknyamanan burung dalam sangkar. Hal ini biasanya melingkupi beberapa aspek sebagaimana berikut.

— Stres
Stres di sini banyak penyebabnya, mulai dari sangkar jatuh, diterkam hewan buas seperti kucing dan tikus, dan lain sebagainya. Jika ini terjadi, cendet kerap kali mengalami salto yang biasanya berlangsung lama. Jika tidak diatasi dengan cara yang tepat, kemungkinan besar cendet akan salto terus.

Untuk mengatasi cendet salto akibat masalah ini, Anda bisa melakukan beberapa cara seperti burung dikarantina dan full kerodong. Tidak lupa pula untuk menyetelkan atau memperdengarkan suara gemericik air sebab ini dapat memberikan efek relaksasi pada burung. Menganai berapa lama terapi ini harus dilakukan tergatung fase stres dan mental burung. Jika tingkat stres cendet tidak terlalu parah dan mental burung juga bagus, terapi ini mungkin tidak memerlukan waktu lama. Sebaliknya, jika burung stres berat ditambah dengan mental yang kurang bagus, masa penyembuhan bisa lebih lama.

— Sangkar kurang cocok
Sangkar adalah tempat burung yang mempunyai peran penting bagi burung. Tanpa sangkar burung akan lepas dan terbang. Lebih dari itu, fungsi lain dari sangkar adalah sebagai tempat hidup selama hayatnya sehingga cendet harus merasa nyaman di dalamnya. Sangkar yang nyaman akan membuat burung merasa enjoy sehingga lebih rajin berbunyi. Bahkan burung yang merasa nyaman dengan sebuah sangkar, ia tidak akan banyak polah sehingga terlihat sangat manis. Sedangkan burung yang tidak cocok dengan sangkar, biasanya juga akan salto.

Ketidakcocokan burung cendet terhadap sangkar bisa meliputi bentuk, ukuran, maupun warna. Hal ini selain dipengaruhi oleh psikologis dan mental, juga sangat ditentukan oleh kebiasaan dan rawatan Anda sejak kecil. Jika Anda membiasakan cendet dengan satu sangkar saja dari kecil, sudah barang tentu cendet akan merasa gelisah jika diganti dengan sangkar lain, sekalipun dengan dengan bentuk, warna, dan ukuran yang sama. Sebaliknya, jika Anda membiasakan burung selalu ganti-ganti sangkar, cendet tidak akan meras kaget jika diganti dengan sangkar lainnya.

Untuk itu, cara terbaik untuk mengatasi cendet salto karena tidak cocok dengan sangkar, Anda bisa mencoba memberikan sangkar dengan beberapa farian baru, baik dari segi bentuk, ukuran, maupun warna. Namun lebih praktisnya, Anda sebaiknya menanyakan masalah ini pada pemilik cendet sebelumnya. Sebab jika Anda harus ganti-ganti sangkar, tentu saja Anda harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membeli sangkar-sangkar tersebut. Tetapi jika Anda mempunyai koleksi sangkar yang banyak, tentu tidak ada salahnya jika Anda mencobanya terlebih dahulu.

Dalam konteks ini perlu diketahui bahwa ukuran ideal sangkar untuk cendet adalah ukuran 40x40 dengan ukuran tinggi yang variatif. Sangkar dengan ukuran selebar itu, memungkinkan cendet merasa lebih nyaman dalam sangkar karena sangat luas. Sedangkan tipe paling ideal untuk cendet adalah sangkar Koh San atau tiruannya (replika) yang sudah banyak beredar saat ini. Sangkar ini simpel dan minimalis sehingga selain enak dipandang, burung juga sangat nyaman dengan sangkar model seperti ini.

— Pangkringan kurang cocok
Cendet salto juga kerap kali bermasalah dengan pangkringan atau tenggeran. Masalah bisa mencakup beberapa hal seperti mulai dari bahan atau kayu, posisi, hingga ukurannya. Cendet yang mengalami masalah dengan pangkringan tersebut merasa kurang nyaman sehingga bisa salto.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa mencoba mengganti kayu (misalnya kayu asam yang sangat umum sebagai bahan pangkringan), atau mencoba merubah posisi dan ukurannya. Cobalah hal ini satu persatu sambil amati perkembangannya hingga Anda menemukan masalah yang Anda cari.

— Kerodong kurang cocok
Kerodong pun kerap kali menjadi masalah untuk cendet. Cendet dengan kebiasaan kerodong putih, biasanya akan merasa kelabakan jika diberikan kerodong gelap, bahkan bisa salto, sekalipun sangkar dalam kondisi dikerodong. Karenanya, Anda bisa mencoba beberapa warna kerodong untuk cendet Anda. Lakukan hal ini sampai Anda menemukan solusi kerodong terbaik untuk cendet Anda.


Inilah Penyebab Cendet Salto yang Belum Banyak Diketahui Cendetmania Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment