Blog Burung | Tutorial Burung

Tuesday, January 12, 2016

Penyebab dan Solusi Cendet Ngetem di Lapangan

Selain salto, peroblem yang juga kerap kali terjadi pada burung cendet saat lomba adalah tidak bisa bekerja dengan durasi yang ful. Dalam hal ini, burung cendet sering kali diam atau ngetem hingga beberapa kali. Atau bahkan, saat start penilaian, cendet belum bisa start sehingga bunyinya telat. Kondisi ini dapat mengurangi penilaian karena burung tidak mempunyai durasi bunyi yang full. Padahal untuk mendapatkan bendera burung harus mempunyai durasi yang panjang.

Cendet yang mengalami hal seperti ini (ngetem), biasanya adalah burung-burung yang baru belajar digantang. Selain itu, cendet  ngetem juga bisa terjadi pada burung-burung yang baru mencari stelan (baru) setelah burung habis mabung atau burung yang ganti juragan baru. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal sebagaimana berikut.

— Belum kenal lingkungan
Gantangan adalah lingkungan baru bagi cendet yang baru belajar digantang, utamanya jika ini pertama kalinya. Karenanya, hal ini kadang kala membuat burung menjadi canggung, apalagi jika baru melihat musuh yang banyak. Akibatnya, burung pun bisa menjadi ngetem ketika digantang. Bahkan, burung yang sampai kaget dengan lingkungan baru ini, burung bisa menjadi demam panggung sehingga bisa tidak berbunyi sama sekali. Namun tentu saja burung-burung seperti ini adalah cendet yang tidak pernah diajari dan diperkenalkan dengan lingkungan lain selain rumah dan tempat jemurnya.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya latihlah cendet Anda sejak kecil untuk selalu diperkenalkan dengan lingkungan baru. Lingkungan baru di sini bisa berarti luas dan juga bisa sempit. Lingkungan baru maksudnya Anda sesekali bisa mengajaknya jalan-jalan untuk melatih mentalnya. Bisa ke rumah teman atau ke lapangan supaya bisa mengenal dunia luar. Sedangkan lingkungan dalam arti sempit ialah Anda bisa membiasakan untuk merubah-rubah tempat jemur maupun gantungan cendet. Jika Anda biasa menjemur dam menggantungnya di depan rumah, sesekali Anda perlu menjemurnya di samping kanan atau kiri rumah.

Solusi lainnya, supaya cendet tidak ngetem, cobalah datang lebih awal ke gantangan. Sesampainya di tempat, carilah lokasi yang strategis. Selanjutnya, buatlah burung beradaptasi dengan lingkungan barunya. Caranya, buka kerodong dan tunggu sampai burung rajin berbunyi. Setelah itu, kerodong boleh ditutup dan baru dibuka setelah digantang.

— Burung muda
Cendet muda adalah burung di mana baik birahi maupun emosinya belum stabil. Meski begitu, burung muda pun tetap bisa berprestasi meskipun sangat sedikit kita temui. Umumnya, saat awal digantang, cendet muda akan bengak-bengok dan banyak ngetem. Hal ini disebabkan karena cendet muda masih merasa canggung untuk melawan musuh-musuhnya yang cukup banyak yang tentunya juga berusia lebih tua. Akibatnya, sesekali cendet muda akan ngetem sebagai bentuk dari kecanggungannya ini.

Masalah ini bisa dianalogikan dengan perkehalian anak kecil melawan orang dewasa. Anak kecil, meskipun berani melawan orang dewasa, masih merasa canggung. Orang dewasa selain mempunyai lebih banyak pengalaman, juga  mempunyai kekuatan yang lebih besar dari anak kecil. Inilah yang membuat anak kecil meras ketar-ketir sehingga kurang berani untuk bertarung. Hal ini pulalah yang terjadi pada cendet muda, perasaannya canggung dan kurang berani melawan cendet-cendet yang lebih dewasa di lapangan.

Untuk mengatasi masalah ini, latihlah terus cendet Anda. Sering-seringlah membawa dan melatih cendet Anda ke gantangan untuk mengasah mentalnya supaya lebih kuat. Jika mental cendet Anda bagus, Anda tidak membutuhkan waktu lama untuk tidak membuatnya ngetem. Sebaliknya, jika mental cendet Anda kurang baik, Anda membutuhkan waktu relatif lama supaya cendet Anda ini bisa bekerja full di gantangan.

— Setelan kurang kencang
Setelan yang rendah juga bisa membuat burung menjadi ngetem karena kurang ngotot. Burung cendet tidak memiliki level birahi yang pas sehingga kurang maksimal dalam merespon lawan-lawannya. Burung kebanyakan ngetem dan kurang merespon dengan baik. Hal ini biasanya terjadi pada burung yang baru nyoba stelan baik karena memang baru nyoba ke gantangan maupun burung-burung yang baru selesai mabung.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menambah porsi EF, baik berupa jangkrik, ulat, maupun kroto. EF ini sangat bisa menaikkan level birahi burung Anda sehingga tidak ngetem lagi. Namun demikian, pastikan takarannya pas sebab jika terlalu banyak burung bisa polah di gantantangan.

— Kurang fit atau belum siap turun lapangan
Cendet yang kurang fit dan belum siap lapangan, juga bisa membuat kerja cendet kurang maksimal di lapangan. Burung tidak mempunyai level birahi y dan kondisi kesehatan yang cukup untuk melawan musuh-musuhnya. Akibatnya, cendet banyak ngetem dan bahkan bisa buka sayap sebagai pertanda burung tidak bisa melawan musuh dengan baik.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya Anda harus mengetahui kondisi burung sebelum Anda menurunkannya ke gantangan. Tidak hanya kondisi kesehatannya (baca: fit dan tidaknya) namun juga kesiapannya turun lapangan. Burung yang sudah fit adalah burung yang identik dengan burung yang gacor, kotoran berbentuk kecil padat, dan mata bening tajam. Sedangkan burung yang siap turun lomba ditandai dengan beberapa kondisi seperti sepahan yang kecil, sayap menyilang, ekor rapat, dan lain sebagainya. Dan untuk lebih jelasnya, silahkan buka kembali artikel Mengenal Tanda-tanda Cendet Siap Kontes.




Penyebab dan Solusi Cendet Ngetem di Lapangan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment