Blog Burung | Tutorial Burung

Sunday, January 3, 2016

Pertolongan Pertama pada Burung Tetelo

Sebagaimana manusia, burung juga bisa mengalami ayan atau tetelo (Newcastle Disease, ND). Penyakit ini memang banyak menyerang burung yang bisa berakibat fatal karena kerap kali menyebabkan kematian pada burung. Di antara sekian burung ocehan yang ada di Indonesia, Murai Batu adalah burung yang paling sering mengalami tetelo ini.

Penyakit ini lebih banyak menyerang burung saat musim pancaroba apalagi dengan cuaca yang ekstrem. Penyakit burung ini tidak hanya menyerang burung-burung dewasa namun anakan atau trotol pun menjadi sasaran empuk penyakit ini. Karenanya, sebagian besar penghoby burung sangat khawatir atas serangan penyakit ini sebab bisa menyerang burung semua umur.

Tetelo pada burung disebabkan oleh serangan virus NDV. Menurut id.wikipedia.org, virus ini merupakan suatu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisens negatif. Virus ini menular dan cara penularannya adalah melalui sepatu, peralatan, baju, dan burung liar. Karenanya, jika di sekitar burung terdapat virus atau salah satu burung terifeksi virus ini, maka biasanya dalam 3—4 hari seluruh unggas yang ada di sekitarnya akan terinfeksi.

Ada kalanya virus ini ditularkan melalui udara. Karenanya, virus ini sering pula menyerang pernapasan. Area jangkauan virus ini pun sangat luas dan karenanya burung-burung yang ada di area tersebut sangat mungkin tertular virus NDV.

Serangan tetelo ini terjadi secara tiba-tiba alias tanpa ada gejala sebelumnya. Burung yang sebelumnya sehat, tiba-tiba bisa langsung lumpuh, ambruk, dan kejang-kejang. Burung yang sebelumnya gacor, tiba-tiba juga bisa langsung menggelantung di pangkringan dengan kepala sulit ditegakkan. Namun pada sebagian kasus, serangan tetelo kadang kala diawali dengan sakit terlebih dahulu. Dalam hal ini, burung biasanya lemes dan napsu makan berkurang dan berakhir dengan tetelo.

Bagi Anda yang belum mengetahui masalah ini tentu saja akan kaget. Anda mungkin juga panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan burung kesayangan. Sebab jika salah penanganan, burung bisa benar-benar akan mati dengan tragis. Karenanya, Anda perlu mengetahui cara jitu dalam memberikan pertolongan pertama pada burung tetelo. Sebab, pertolongan pertama yang keliru, bisa menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kematian atau kondisi burung tidak bisa pulih 100% seperti kondisi sebelumnya.

Lalu bagaimana cara pertolongan pertama yang benar? Untuk memberikan pertolongan pertama pada burung tetelo dapat dilakukan sebagai berikut.
  • Jangan panik, sebab burung Anda yang sedang kejang karena tetelo, belum tentu mengalami akibat yang fatal.
    Pindahkan burung ke area yang luas dengan sirkulasi udara yang bagus. Kalau perlu, pindahkan burung di bawah potoh yang rindang di mana udaranya sangat sejuk dan semilir.
  • Berikan obat Anti Saraf atu B Plek (maaf bukan promosi, om...) atau obat tetelo lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengobati dan mencegah serangan tetelo lanjutan. Tapi ingat, saat Anda memegang burung, jangan terlalu erat sebab burung bisa kehabisan napas. Dan pastikan pula, say Anda meneteskan obat, jangan langsung di tengah-tengah mulut sebab hal ini kadang kala membuat burung keselek. Karenanya, teteskan obat dati mulut bagian samping.
  • Sendirikan burung selama beberapa waktu sebab ini bisa menular
  • Setelah burung sehat kembali, Anda bisa memberikan sedikit irisan bawang putih untuk menyembuhkan dan mencegah tetelo.
  • Jika tidak ada perkembangan, segera larikan ke klinik atau dokter hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Dokter biasanya akan memberikan obat serum tetelo yang diberikan dengan cara disuntikkan. Selain itu, dokter juga kadang memberikan obat oral yang pemberiannya dicampur dengan air minum.



Pertolongan Pertama pada Burung Tetelo Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

2 komentar:

Unknown said...

Benar om.. Sy pernah mengalaminy... Obatny pas bgt anti syarafff..

Unknown said...

Benar om.. Sy pernah mengalaminy... Obatny pas bgt anti syarafff..

Post a Comment