Blog Burung | Tutorial Burung

Sunday, January 17, 2016

Stop, Jangan Berikan Kroto Basi pada Burung Anda!

jualbibitkroto.com
Kroto adalah telur yang dihasilkan dari perkembangbiakan semut Rangrang (Oecophylla smaragdina). Ia adalah makanan terenak bagi burung dan karenanya burung sangat menyukai ekstra foding ini. Bukan hanya burung pemakan serangga (karnivora) yang doyan kroto, burung-burung pemakan biji-bijian seperti kenari dan burung madu dan sejenisnya seperti kolibri dan sogok ontong, juga sangat suka kroto.

Kroto mempunyai kandungan gizi lengkap dan tinggi, melampaui kandungan pada jangkrik. Menurut buku Budi Daya Kroto Sistem Stoples yang ditulis oleh Ade Yusdira dkk, kroto mengandung banyak nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh burung. Dalam setiap 100 gram kroto mengandung 493 kcal kalori; 22% kadar air; Protein 24.1 gram (ingat dihitung dari bahan basah, jika ingin mengetahui kadar bahan kering koreksi dengan kadar air); lemak 42.2 gram; karbohidrat 4.3 gram; fiber 4.6 gram; abu 2.8 gram; kalsium 40 mg; fosfor 230 mg; besi 10.4 mg; vit A 710 IU; B1 0.22 mg; B2 1,13 mg, dan niacin 5.7 mg.

Dengan kandungan ini, kroto mampu menjadi menjadi makanan terenak dan bergizi tinggi pada burung. Karenanya tidak mengherankan jika burung-burung piyik sangat membutuhkan asupan kroto ini. Bahkan untuk burung-burung sakit dan kurang sehat, kroto juga menjadi pilihan utama. Hal ini disebabkan karena kroto memberikan kebutuhan gizi yang lenhkap pada burung dan juga sangat menyehatkan.

Selain alasan di atas, seseorang kerap kali memberikan kroto untuk burung-burung yang kurang rajin berbunyi atau saat mempersiapkan untuk lomba. Sebab, selain bisa mendongkrak birahi burung (akibat kandungan proteinnya yang sangat tinngi), kandungan kroto juga diyakini dapat membuat suara burung menjadi sangat merdu, keras, dan bahkan buka paruh maksimal.

Itulah beberapa alasan mengapa kroto menjadi pilihan yang paling utama untuk menyetabilkan burung bagi kicaumania. Namun begitu, kroto yang boleh diberikan pada burung adalah kroto segar alias belum terkontaminasi. Sebab jika kroto sudah basi bahkan hingga berair dan mengeluarkan bau kurang sedap, kandungan kroto menjadi hilang dan sudah dipenuhi mikroorganisme.

Burung yang diberikan kroto yang sudah tidak sehat ini, bisa mengalami gangguan pencernaan yang bisa berujung pada diare atau mencret. Pemberian kroto basi juga bisa menyebabkan burung menjadi serak dan bahkan suara bisa hilang sama sekali. Apalagi jika kroto diberikan dalam kondisi kotor di mana anak semut yang mati dan busuk dibiarkan, hal ini bisa merusak metabolisme tubuh burung. Dan beberapa dampak lainnya mungkin saja akan timbul jika dilakukan dalam jangka waktu lama.

Dari itu dapat dikatakan bahwa kroto yang menjadi sumber nutrisi penting dan dibutuhkan oleh burung adalah kroto yang masih segar dan bersih. Sedangkan kroto yang sudah basi, bisa menjadi racun yang sangat berbahaya bagi kesehatan burung. Untuk itu, hindari pemberian kroto basi pada burung sebab bisa berakibat fatal. Karena dalam beberapa kasus, kroto basi dalam pemakaian lama bisa menyebabkan kematian pada burung.




Stop, Jangan Berikan Kroto Basi pada Burung Anda! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

1 komentar:

kicau senja said...

Pengganti kroto untuk burung kicau. Praktis, higienis, mudah dicerna dan telah teruji kandungan nutrisinya.

Klik link dibawah ini untuk detailnya
Pengganti kroto untuk burung kicau

Post a Comment