Blog Burung | Tutorial Burung

Sunday, April 24, 2016

Cara Paling Efektif Merawat Cucak Jenggot Bakalan Muda Hutan

Tipsburung.com - Cucak jenggot adalah burung yang mempunyai suara khas dan kasar sehingga karenanya burung ini sangat cocok dibuat masteran untuk burung-burung kontes. Suaranya yang mbeset dan ngepik panjang, membuat intonasi suara burung ini meskipun monoton terdengar sangat enak, apalagi jika ditirukan burung-burung lomba.

Burung berwarna cokelat dan berjenggot ini, tidak hanya dikenal sebagai burung master. Untuk even burung berkicau berskala besar, biasanya dibuka kelas khusus Cucak Jenggot ini. Karenanya, di samping burung master, buurng ini juga dikenal sebagai burung lomba.

Untuk saat ini, meskipun sudah banyak yang menangkarkannya, bahan yang lebih banyak didapat adalah burung muda hutan. Selain harganya yang lebih terjangkau, Cucak Jenggot muda hutan juga masih bisa poles sehingga menjadi gacor sebagaimana Cucak Jenggot yang dipelihara dari lolohan. Namun tentu saja Cucak Jenggot tersebut tidak boleh terlalu tua karena biasanya sulit dijinakkan dan rawan stres berat sehingga bukan hanya tidak berbunyi namun bisa mati.

Untuk Cucak Jenggot muda hutan atau yang baru dibeli dari pasar hasil dari pikatan, ada beberapa tips khusus yang harus Anda lakukan. Tips ini selain untuk membuat Cucak Jenggot tidak stres, juga bertujuan supaya burung lebih cepat berbunyi. Dan adapun tipsnya ialah sebagai berikut.

Lakukan proses penjinakan
Pada jenis burung apapun, khususnya burung muda hutan, penjikanan adalah hal yang paling utama dan harus dilakukan jika ingin cepat berbunyi. Karenanya, karena Cucak Jenggot ini adalah muda hutan, maka sebaiknya penjinakan dijadikan langkah utama dalam memberikan rawatan yang pas supaya burung lebih cepat gacor.

Penjinakan ini bisa dilakukan setelah burung benar-benar bebas stres akibat perburuan. Pastikan burung sudah sedikit lebih tenang dan mau makan pisang dan jangkrik dengan sangat baik. Setelah itu, penjinakan dapat dilakukan dengan nenambah frekuensi mandi setiap hari. Bahkan jika perlu, Anda harus memandikannya di malam hari.

Untuk tahap awal, cara mandi dapat dilakukan dengan cara disemprot. Namun jika burung sudah beradaptasi, Cucak Jenggot bisa dijari mandi dalam keramba. Sebab biasanya, Cucak Jenggot yang mandi dengan cara disemprot rawan stres.

Penjinakan lainnya bisa dilakukan dengan cara burung ditaruh di keramaian. Pastikan saat Anda melakukan hal ini, burung dalam kondisi basah agar burung lebih tenang. Sebab ini adalah proses adaptasi dengan lingkungan barunya di mana jika teryata burung malah sampai ketakutan yang ekstrem, burung akan bertambah stres dan penjikan bisa gagal total.

Jangan berikan vor
Untuk Cucak Jenggot pemberian voer sangat tidak disarankan. Selain bisa serak, pemberian voer untuk Cucak Jenggot juga akan membuat bulu burung menjadi kurang bagus. Maka itulah alasannya mengapa banyak orang biasanya tidak memberikan voer pada Cucak Jenggot, sama halnya dengan Cucak Ijo.

Berikan pisang kepok
Pisang kepok di sini berfungsi sebagai makanan utama Cucak Jenggot. Karenanya, berikan pisang ini setiap hari. Pastikan pisang yang akan Anda berikan dalam kondisi masih segar.

Berikan jangkrik secukupnya
Jangrik adalah makanan penting bagi burung karena sebagai sumber nutrisi yang sangat dbutuhkan oleh burung pemakan serangga. Karenanya, berikan Cucak Jenggot takaran jangkrik yang pas. Namun biasanya untuk Cucak Jenggot muda hutan ini, pemberian jangkrik bisa dilos atau tanpa takaran. Hal ini bertujuan supaya burung bisa lebih nyaman dan tenang karena hidupnya merasa terjamin. Bahkan burung yang diberikan EF seperti ini bisa menjadi lebihs ehat.

Berikan kroto
Kroto sebagai nutrisi yang akan melengkapi nutrisi jangkrik. Karenanya, pemberian kroto ini tidak dianjurkan dilakukan setiap hari. Namun setidaknya, kroto dapat diberikan dua kali seminggu. Hal ini berutujuan karena kroto hanya sebagai pendongkrak birahi Cucak Jenggot supaya lebih cepat berbunyi.

Tidak usah dikerodong di siang hari
Karena masih tahap penjinakan, burung Cucak Jenggot muda hutan sebaiknya pada siang hari tidak perlu dikerodong. Hal ini bertujuan supaya burung bisa beradaptasi dengan lebih cepat. Namun saat malam hari, burung bisa diajari untuk di kerodong. Caranya, kerodong dibuka separoh terlebih dahulu agar Cucak Jenggot muda hutan tidak glagapan. Sehari demi sehari, kerodong boleh diturunkan sampai burung benar-benar bisa tenang saat dikerodong full.

Demikian cara paling praktis dan efektif dalam merawat Cucak Jenggot muda hutan. Dalam hal ini perlu diketahui bahwa burung muda hutan memerlukan proses yang lebih panjang. Karenanya, Anda harus sabar dan telaten dalam memberikan rawatan burung ini setiap hari. Dan yang tidak kalah pentingnya lagi, lakukan perawatan secara konsisten agar burung lebih cepat jinak dan gacor.


Cara Paling Efektif Merawat Cucak Jenggot Bakalan Muda Hutan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment