Blog Burung | Tutorial Burung

Wednesday, April 27, 2016

Tips Perawatan Burung yang Baru Dijaring atau Dipikiat



Tipsburung.com - Menjaring atau memikat burung adalah perilaku yang kurang terpuji sebab ini bisa membuat populasi burung menjadi terancam. Namun begitu, penjaringan tetap begitu santer dilakukan oleh banyak kalangan karena bisa menghasilkan uang secara instan.

Tentu perbuatan ini tidak sepenuhnya disalahkan sebab alasan yang mereka berikan kadang kala masalah eknomi keluarga. Namun di sisi lain, sebagai kicau mania, ini sangat tidak bisa dibenarkan karena bisa memusnahkan burung dari berbagai spesies.

Pemulutan atau penjaringan pada burung berkicau, baik pada burung kecil (seperti prenjak, ciblek, emprit, sogok ontong, dan lain semacamnya) maupun burung besar (seperti cendet, trucuk, murai batu, kacer, dan semacamnya), telah memberikan efek negatif yang luar biasa.

Dulu di mana ketika kita masih kecil bisa menikmati suara burung di bawah pancaran sinar matahari pagi, saat ini pengalaman seperti ini sudah sulit untuk bisa kita nikmati. Hal ini disebabkan karena adanya perburuan liar yang dilakukan oleh banyak orang yang kurang bertanggungjawab. Kesunyian pagi ini pun bukan hanya terjadi di perkotaan, di desa-desa pun hampir tidak bisa kita temukan kicauan burung-burung liar yang sebenarnya sangat menyenangkan.

Burung jaringan atau pun pikatan, sangat berisiko mengalami mati. Hal ini dikarenakan burung tangkapan ini biasanya akan mengalami stres yang sangat hebat. Ini memungkinkan sang pemburu sangat kecil untuk bisa menikmati hasil jerih payahnya. Padahal jika mereka mau bersabar, mencari, dan menangkap anakannya saja, di samping burung terjamin hidup juga harganya akan jauh lebih mahal.

Namun begitu, untuk Anda yang terlanjur memiliki burung tangkapan baik dijaring maupun dipulut, sedikitnya Anda harus mempunyai ilmu perawatan terhadap burung yang baru saja ditangkap supaya tidak mati. Hal ini disamping bertujuan supaya jerih payah Anda membuahkan hasil, sangat kasihan jika burung yang tidak berdosa ini mati hanya gara-gara ditangkap manusia.

Berikan pakan sebanyak mungkin
Untuk burung yang baru saja ditangkap dari perburuan, sebaiknya diberikan pakan yang banyak. Jika burung tersebut pemakan serangga, sebaiknya pakan tidak hanya berupa jangkrik saja namun juga ulat, kroto, dan serangga lainnya. Hal ini bertujuan supaya burung bisa makan sampai kenyang agar stres lebih cepat hilang. Jika burung tersebut pemakan biji-bijian atau buah, berikan biji-bijian dan buah-buahan yang banyak dan beraneka ragam.

Jangan dimandikan dulu
Burung yang baru saja ditangkap, sebaiknya jangan langsung dimandikan. Tunggulah beberapa hari sampai burung mau berbunyi meskipun dalam sangkar ombyokan. Hal ini dikhawatirkan burung semakin stres akibat disemprot karena pasti burung akan glabakan.

Sebaiknya dipisah
Jika Anda mempunyai sangkar yang lebih, sebaiknya burung tidak diombyok untuk menghindari stres yang berlebihan. Sebab jika burung bersama teman-temannya, burung biasanya akan merasa ketakutan namun ini tentu saja tidak terjadi pada semua burung. Nah, agar semuanya tidak ikut-ikutan glabakan, sebaiknya burung dipisah saja satu persatu dalam sangkar.
Selain alasan di atas, memisah burung hasil tangkapan juga akan membuat Anda sangat mudah dalam mendeteksi mana burung yang sangat stres dan mana yang tidak. Anda juga dengan mudah melihat mana burung yang sakit dan mana yang tidak. Karenanya, memisah burung hasil tangkapan adalah hal yang mesti Anda lakukan.

Tidak perlu dikerodong
Karena burung tangkapan ini adalah burung yang belum beradaptasi dengan manusia, apalagi dalam masalah rawatannya, sebaiknya burung tidak dikerodong terlebih dahulu. Sebab jika tidak, burung akan ketakutan hingga grapyakan seperti kesetanan. Hal ini disamping akan memperburuk mental burung, juga akan membuat burung mengalami cecel di atas kepalanya. Lebih tragisnya lagi, bulu burung juga berpotensi rusak akibat grapyakan tersebut.

Taruh di tempat yang tenang
Sebaiknya burung segera ditempatkan di ruangan yang tenang, entah di kamar ataupun di belakang rumah. Hal ini mencegah terjadinya stres lanjutan yang memungkinkan kondisi burung menjadi lebih buruk lagi.

Jemur seperlunya saja
Penjemuran masih kurang begitu penting untuk burung hasil jaringan atau pulutan ini, apalagi jika tempat penjemuran ramai dengan lalu lalang manusia, lebih-lebih motor dan mobil. Karenanya, jika burung dalam kondisi sehat, sebaiknya jangan dijemur terlebih dahulu. Kalau pun terpaksa, jemurlah di tempat sepi.

Demikian cara menangani burung yang baru ditangkap baik dengan jaring maupun pulut. Semoga dengan tips ini, burung-burung tangkapan Anda menjadi lebih sehat dan bahkan gacor.

Tips Perawatan Burung yang Baru Dijaring atau Dipikiat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment