Blog Burung | Tutorial Burung

Friday, May 27, 2016

4 Cara Merawat Burung Muda Hutan Hasil Pancingan Supaya Tidak Mati


Tipsburung.com - Tidak ada orang yang ingin memiliki burung tangkapan hutan yang dihasilkan dengan cara dipancing. Namun karena banyaknya para pemburu yang kurang memperhatikan pembeli, apalagi ditambah bakul yang kurang jujur, burung hasil tangkapan dengan cara ini menjadi dianggap sebagai hasil pikatan. Hal ini dilakukan untuk memanipulasi pembeli supaya mendapatkan hasil yang lebih. Sebab jika bakul berkata jujur, burung hasil pancingan tersebut tidak akan laku karena mempunyai risiko mati yang sangat tinggi.

Burung yang ditangkap dengan cara dipancing biasanya adalah Murai Batu dan Kacer. Kedua jenis burung ini masih banyak dijumpai di pasaran karena populasinya masih masih terbilang banyak, utamanya Kacer. Untuk kacer, baik Sumatera maupun Kalimantan masih sangat banyak di alam liar. Sedangkan untuk burung Murai Batu hanya di Kalimantan yang masih banyak populasinya.

Untuk burung Murai Batu, harganya pun terbilang selangit sekalipun merupakan burung hasil tangkapan hutan. Dan jika misalnya Anda mendapatkan burung ini dari hasil pancingan, tentu saja Anda akan rugi besar karena sangat berisiko mati.

Sebenarnya, ada beberapa cara atau perawatan yang dapat Anda lakukan jika Anda mempunyai burung hasil tangkapan hutan dengan cara dipancing ini. Perawatan ini dilakukan untuk mengurangi efek luka bekas pancing supaya tidak menjadi borok yang pada akhirnya bisa membuat burung menjadi mati. Namun tentu saja perawatan ini hanya bisa efektif jika pancing tersebut tidak tertinggal di perut burung atau tidak mengenai usus sehingga bocor.

Adapun perawatan dimaksud ialah sebagai berikut.

Masalah jangkrik
Untuk jangkrik, sebaiknya diberikan jangkrik sebanyak dan sepuas mungkin supaya burung selalu dalam kondisi kenyang. Namun pastikan, sebelum Anda memberikannya pada burung, buang semua kaki jangkrik terlebih dahulu. Bahkan jika mungkin, buang juga kepalanya. Jadi, Anda hanya memberikan jangkrik bagian perutnya saja. Hal ini bertujuan supaya tidak terjadi pergesekan antara daerah yang luka bekas pancing dengan bagian kasar jangkrik sebab ini akan menghambat proses penyembuhan.

Masalah voer
Untuk burung pancingan, sebaiknya jangan diajari makan voer dulu sebab voer ini mempunyai tekstur yang sangat keras. Hal ini dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi luka akibat pancing, baik di tenggorokan maupun saluran pencernaan burung. Untuk itu, lebih baik burung Anda full ekstra foding saja. Pengevoran bisa dilakukan setelah burung menjadi sehat, atau paling tidak tunggu sampai setengah bulan lebih.

Masalah mandi dan jemur
Burung hasil pancingan adalah burung yang sakit dan harus mendapatkan penanganan yang serius. Jika tidak, kesehatan burung bisa memburuk dan pada akhirnya mati akibat kurang atau salahnya perawatan yang Anda berikan. Nah, untuk masalah mandi, sebaiknya burung hasil pancingan jangan dimandikan setiap hari. Namun untuk jemur, sebaiknya dilakukan setiap hari namun usahakan di pagi hari. Sebab sinar matahari pagi ini bisa meningkatkan kesehatan burung yang loyo akibat luka pancing.


Perlu obat?
Sebaiknya, dalam proses penyembuhan ini, burung hasil pancingan Anda diberikan obat yang multi fungsi. Carilah obat-obatan burung yang fungsinya meningkatkan nafsu makan, mengobati luka (dalam), mengobati burung sakit, dan lain semacamnya. Dari sekian obat-obatan, admin tipsburung.com biasanya menjatuhkan pilihan pada obat Super N karena obat ini memang multi fungsi.

Obat ini biasanya diberikan pagi hari dengan cara dicampur dengan air minum. Dengan pemberian obat ini, burung menjadi lebih lincah dan nafsu makannya pun bisa meningkat. Mungkin ini disebabkan karena Super N juga bisa menyembuhkan berbagai luka dan mencegah infeksi dalam perut burung, termasuk luka akibat pancing ini.


Selama proses ini, Anda jangan memberikan perawatan yang aneh-aneh terlebih dahulu pada burung Anda. Seba tugas Anda saat ini adalah bagaimana membuat burung supaya tetap sehat dan luka akibat pancing bisa sembuh dengan waktu cepat. Karenanya, dengan mengikuti panduan di atas, diharapkan burung Anda bisa hidup dan sehat serta luka akibat pancing segera sembuh.

4 Cara Merawat Burung Muda Hutan Hasil Pancingan Supaya Tidak Mati Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment