Blog Burung | Tutorial Burung

Wednesday, May 11, 2016

5 Metode Perawatan Murai Batu saat Mabung

Tipsburung.com - Muari Batu adalah burung dengan keunikan tersendiri. Di samping suaranya yang merdu dan lantang, burung ini mempunyi ekor yang panjang, berikut warna bulunya yang manis. Ditambah gaya tarungnya yang ngeplay, gaya ini semakin melengkapi nilai keprimadonaanya.

Setiap setahun sekali, umumnya burung Muari Batu mengalami masa mabung. Pada masa itu, semua bulu mengalami rontok secara total yang jatuh secara bergantian. Tidak hanya itu, baik sisi bilologis maupun psikologis burung juga terjadi perubahan. Karenanya, jika pada sebelumnya burung mengalami trobel, pasca mabung masahnya biasanya akan menjadi lebih baik.

Dari itu dapat dijelaskan bahwa masa mabung bukan hanya persoalan pergantian bulu tua dengan bulu muda yang kinyis-kinyis, namun menyangkut seluruh dimensi kehidupan Muari Batu. Karena itulah, masa mabung bisa menjadi masa penentu Muari Batu di masa depan. Jika pada saat mabung Muari Batu mengalami masalah, seperti tidak tuntas, besar kemungkinan sedikit banyak Muari Batu akan mengalami trobel pasca mabung. Sebaliknya, jika tidak terjadi masalah (mabung tuntas), semua trobel yang terjadi pada sebelum mabung biasanya akan menjadi jauh membaik.

Untuk itu, memberikan perawatan yang baik pada saat burung Muari Batu mabung adalah sebuah keharusan jika Anda ingin burung Anda menjadi lebih bagus setelah pasca mabung. Paling tidak, burung menjadi lebih gacor di rumah (untuk burung rumahan) dan selalu tampil prima dengan performa yang maksimal saat mengikuti kontes.

Adapun gambaran umum cara atau metode perawatan burung Muari Batu ketika mabung ialah sebagai berikut.

Berikan pakan full voer
Ada sebagian pemain yang menyeting Muari Batu-nya dengan full EF dalam kesehariannya alias tidak memberikan voer sama sekali. EF tersebut berupa jangkrik dan kroto. Takaran jangkrik biasanya diberikan secukupnya saja namun untuk kroto biasanya diberikan dengan takaran lebih banyak karena sebagai pengganti voer.

Jika Anda memberikan perawatan seperti itu pada Muari Batu Anda, sebaiknya hentikan pemberian EF dan ganti dengan voer. Sebab EF biasanya kurang bagus jika diberikan pada saat Muari Batu mabung karena bisa mengganggu kelancaran proses mabung. Dalam hal ini, burung kadang kala malah menjadi birahi atau bulu menjadi lebih kuat sehingga susah ambrol. Karenanya, seting Muari Batu mabung ini dengan full voer.

Berikan EF setelah bulu besar mulai tumbuh
Setelah bulu besar burung mulai tumbuh (sayap dan ekor), pemberian EF baru diberikan. EF di sini tidak hanya berupa jangkrik saja namun juga kroto. Sebelum Anda memberikan  jangkrik, ada baiknya Anda memberikan pakan yang bervitamin terlebih dahulu pada jangkrik agar burung menjadi lebih sehat. Beberapa pakan jangkrik yang mengandung banyak vitamin dan sangat dibutuhkan oleh burung ialah seperti kunyit, jahe, daun kates, dan sebagainya.

Sendirikan di satu ruangan
Muari Batu adalah burung fighter sejati. Karenanya, jika mengalami mabung, burung ini sebaiknya diasingkan, jangan sampai mendengar apalagi sampai melihat burung sejenis. Sebab hal ini akan membangkitkan birahinya hingga pada akhirnya bisa mengacaukan kelangsungan proses mabung. Burung akan selalu dalam kondisi birahi dan mencari burung sejenis yang baru dilihat atau selalu terdengar suaranya sehingga burung tidak bisa melanjutkan prose ganti bulu.

Utuk itu, idealnya burung Muari Batu Anda disendirikan dan jangan sampai mendengar suara burung lain biar burung lebih tenang sehingga proses ganti bulu menjadi normal. Selain itu, burung juga akan menjadi lebih nyaman dan santai sehingga bisa menyimak masteran dengan baik.

Full kerodong
Pengerodongan adalah sesuatu yang harus dilakukan agar bulu burung cepat ambrol. Sebab burung yang tidak tenang akibat tidak dikerodong kadang kala bisa menghambat proses mabung. Apalagi udara di luar kurang baik jika masuk ke dalam sangkar karena mempunyai tingkat kelembaban yang tidak diharapkan. Sedangkan jika Anda memberikan full kerodong, penguapan udara di dalam kerodong bisa membantu mempercepat proses mabung.

Untuk itu, berikan full kerodong setiap hari. Namun jangan lupa, paling tidak dua haris sekali Anda harus membersihkan sangkar burung dan mengangin-anginkannya di teras atau samping rumah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan burung karena penguapan udara yang terjadi di dalam sangkar dan terlalu lama dihirup burung, bisa menimbulkan efek burung untuk burung.

Jangan dimandikan dan dijemur
Ielanya setiap burung yang mengalami mabung tidak perlu dijemur apalagi dimandikan. Air dan sinar matahari adalah dua hal yang sering kali menggagalkan burung mabung karena keduanya bisa kembali menguatkan bulu burung. Akibatnya, bulu burung akan susah untuk hatuh sehingga prose mabung pun menjadi tertunda hingga waktu yang tidak bisa diprediksi.

Demikian cara memberikan perawatan pada burung Murai Batu yang mengalami mabung. Semoga bermanfaat.

5 Metode Perawatan Murai Batu saat Mabung Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment