Blog Burung | Tutorial Burung

Sunday, May 8, 2016

Tips Jitu Hunting Kenari Berkualitas dan Prospek Ala Om Bung Ali


Tipsburung.com - Saat ini, hampir bisa dipastikan setiap rumah ada Kenari yang digantung di halaman rumahnya. Hal ini disebabkan karena Kenari adalah burung impor yang mengalami perkembangan yang sangat pesat karena metode pengembangbiakannya relatif mudah. Hal ini pulalah yang membuat harga Kenari pasang surut hingga saat ini.

Burung Kenari merupakan burung yang sangat akrab dengan manusia karena populasinya yang sangat melimpah. Namun begitu, ini bukan berarti sangat mudah mendapatkan Kenari prospek calon jawara.  Sebab tidak semua Kenari mempunyai kualitas yang bagus jika dipandang dari sisi burung kontes. Bisa saja dari segi warna dan postur, seekor Kenari sangat bagus namun ini belum tentu bagus dari segi mental, gaya, dan materi sebagai modal busa tampil di lapangan. Begitu juga sebaliknya, kadang kala warna dan postur Kenari tidak terlalu bagus namun sering masuk nominasi di lapangan.

Adalah Om Bung Ali, salah seorang pengorbit Kenari handal dari Yogyakarta yang sejauh ini selalu sukses meroketkan Kenari-Kenari cilik atau kalitan menjadi burung jawara. Meskipun lebih dikenal sebagai pemain cendet, Om Bung Ali sangat ahli dalam mencari burung Kenari berbakat dan menjadi jawara di setiap even burung berkicau. MR. Soe adalah salah satu Kenari seri F yang pernah diorbitkannya hingga menjuarai beberapa even burung berkicau di Yogyakarta.

Om Bung Ali tidak pernah membeli burung Kenari jadi namun ia selalu hunting sendiri ke kampung-kampung untuk mendapatkan Kenari yang pas dan cocok untuk lomba. Hasil buruannya pun jarang meleset karena ia sangat pandai dalam memilih dan memoles Kenari-Kenari bahan menjadi burung jawara.

Om Bung Ali (kanan) bersama Kenari Mr. Soe (foto: agroburung)
Menurut Om Bung Ali, saat Anda hunting Kenari, setidaknya Anda harus berpedoman pada pakem penilaian juri saat lomba. “Menurut saya, pakem penjurian Kenari pada umumnya mengacu pada 5 hal: materi, power, durasi, spasi, dan gaya. Oleh karena itu, saat hunting Kenari, harus mempertimbangkan 5 hal tersebut dengan penjelasan sebagai berikut,” jelasnya ketika diwawancarai di Kediamannya.

Pertama
Materi yang dimaksud adalah speed yang rapet, cengkok, dan lagu enak didengar. Menurut Om Bung Ali, materi burung Kenari harus bagus. Bahkan jika bisa, cari yang istimewa supaya masa depan Kenari Anda lebih cerah.

Kedua
Power Kenari juga harus keras, kalau perlu cari yang di atas standart rata-rata. Ini berfungsi juga untuk mencuri perhatian juri saat memberikan nilai. Selain itu, power yang keras juga bisa memungkinkan Kenari siap untuk bermain atau turun di semua kelas berbeda. Misalnya, meskipun Kenari Anda adalah Kenari jenis kalitan/stantard kecil namun jika memiliki power yang istimewa, burung tersebut sangat berani main melawan Kenari seri F atau bahkan kelas Yorkshire. Hal ini disebabkan karena Kenari yang dilombakan bukan semata-mata dilihat dari postur besar atau kecil, tetapi yang utama adalah keseluruhan 5 hal di atas.


Dalam konteks ini, Om Bung Ali memberikan sedikit terhadap kebijakan lomba kelas Kenari yang ada saat ini. Ia merasa keberatan jika penjurian pada Kenari di kelas standart, sering mengutamakan postur besar untuk mendapatkan perhatian lebih, sementara Kenari dengan postur lebih kecil sering diabaikan. Padahal jika mau jujur, banyak sekali dijumpai, Kenari seri F justru kalah power oleh seri AF atau AFS.

Ketiga
Jika memungkinkan, cari Kenari dengan durasi lagu sekali tarikan 30 detik up. Tidak hanya panjang namun juga usahakan harus stabil. “Memang ada Kenari yang mampu mencapai 60 detik up dalam 1 tarikan nafas, tetapi ini juga tidak baik. Sebab, durasi yang terlalu panjang seperti ini sering kali membuat burung ngetim agak lama”, jelasnya. Karenanya, cari Kenari dengan durasi yang standar saja sebab biasanya Kenari ini memiliki durasi yang bagus dan stabil saat di gantangan.

Keempat
Spasi yang dimaksud di sini ialah apa yang sering disebut orang sebagai "durasi kerja" atau orang jawa bilang " ngedur". Ia adalah kestabilan kinerja Kenari saat bertarung dengan membawakan lagu yang cepat berbunyi lagi ketika berhenti untuk ambil nafas. Jadi saat berhenti bunyi, ia hanya ambil nafas beberapa detik saja lalu bunyi lagi, begitu seterusnya.

Kelima
Kenari juga harus mempunyai gaya tarung yang bagus supaya bisa mendapatkan nilai maksimal dari juri. “Gaya yang sekarang lagi trend adalah anteng/nancep, gela-gelo kepala saat berkicau, tidak nabrak ruji, dan tidak nebok/turun ke lantai sangkar” tambah Om Bung Ali. Karenanya, carilah Kenari yang saat berbunyi berada pada satu titik sebab ini adalah Kenari yang aman sehingga akan lebih sering mendapatkan bendera nominasi daripada Kenari yang sering melakukan aktraksi.

Jika kelima poin di atas terpenuhi pada Kenari Anda, maka Anda akan aman dan PD ikut lomba berbagai jenis event burung berkicau. Selanjutnya, serahkan pada nasib baik/bejo dan biarkan ia berbicara sendiri dan membuktikannya pada Anda.

Tips Jitu Hunting Kenari Berkualitas dan Prospek Ala Om Bung Ali Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment