Blog Burung | Tutorial Burung

Monday, July 25, 2016

Perawatan Rambatan Supaya Gacor dan Menjadi Masteran Handal

Tipsburung.com - Sesuai namanya, burung mungil ini hidupnya merambat di pohon-pohon. Ia tidak hidup nangkring sebagaimana burung pada umumnya namun merambat, layaknya burung Pelatuk (misalnya Pelatuk Sampit dan Pelatuk Bawang). Tidurnya pun juga tidak nangkring namun menggantung sehingga burung ini sangat unik.

Meski penggemarnya tidak sebanyak burung kicauan lainnya, namun burung ini sangat penting untuk burung kontes, terutama Murai Batu. Suara burung Rambatan yang berdencing rapat dan panjang, sangat cocok dibawakan oleh Murai Batu, utamanya Murai Batu kontes. Karenanya, burung Rambatan ini banyak dipelihara sebagai burung master. Namun begitu, banyak pula yang memelihara burung ini sebagai klangenan (burung openan/rumahan).

Boleh dibilang, suara burung Rambatan adalah materi yang harus ada jika ingin burung Murai Batu Anda menjadi bagus dengan materi yang lengkap. Karenanya, Anda bisa mencari burung ini untuk disandingkan dengan Murai Batu Anda sebagai guru vokalnya.

Adapun rawatan harian burung yang dominan warna biru ini ialah sebagai berikut.

  • Pagi jam 6-7 burung dikeluarkan lalu diangin-anginkan selama kurang lebih 30 menit. Selanjutnya burung boleh dimandikan atau dibiarkan mandi sendirid alam cepuk minumnya
  • Berikan jangkrik 2-3 ekor. Bersihkan kandang dan keluarkan cepuk pakan lalu jemur. Cepuk pakan sengaja harus dikeluarkan suapaya tidak terkontaminasi oleh paparan sinar matahari sehingga kurang baik jika diberikan pada burung.
  • Setelah kurang lebih 2 jam, buurng diangkat dari jemuran. Ganti air minum dengan yang baru karena sudah terkontaminasi oleh paparan sinar matahari.
  • Masukkan voer, berikan kroto secukupnya, lalu tempatkan di tempat teduh, tidak jauh dari Murai Batu Anda.
  • Sore hari, burung diberikan jangkrik lagi seperti di atas, cek pakan berupa voer dan air minumnya.
  • Selanjutnya burung Rambatan dikerodong untuk dimasukkan ke dalam rumah.
Selain kroto, Anda juga bisa memberikan Ulat Hongkong atau Ulat Kandang. Namun begitu, kedua jenis EF ini kurang aman untuk burung karena bisa menaikkan birahi dengan sangat cepat bahkan bisa rontok bulu. Selain itu, untuk Ulat Hongkong, jika diberikan dalam jangka lama dan dengan takaran yang banyak, bisa merusak mata. Karenanya, kroto adalah EF yang paling disarankan untuk Rambatan karena selain rasanya lebih enak juga sangat aman.

Pemeliharaan Burung Rambatan biasanya lebih baik sepasang dan ditempatkan dalam sangkar terpisah dan diletakkan secara berjauhan. Sebab ini akan membuat burung Rambatan lebih gacor karena burung selalu berinteraksi satu sama lain. Mereka saling sahut-sahutan satu sama lain sepanjang hari. Namun begitu, adakalanya dengan perawatan yang baik burung Rambatan sudah bisa gacor meskipun tanpa teman.

Demikian perawatan burung Rambatan ini, semoga bermanfaat.

Perawatan Rambatan Supaya Gacor dan Menjadi Masteran Handal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment