Blog Burung | Tutorial Burung

Sunday, August 14, 2016

Kandungan Gizi dan Manfaat Laron untuk Burung Berkicau yang Harus Anda Ketahui

Tipsburung.com - Laron adalah serangga hasil metamorphosis dari rayap yang sering memakan kayu atap menggerogoti rumah. Hewan ini tidak ada setiap waktu melainkan hanya pada musim hujan. Muculnya laron ini pun menandakan akan turunnya hujan atau mulainya musim hujan.

Saat ini, sudah banyak orang yang mengolah serangga ini menjadi makanan. Hal ini disebabkan karena serangga ini mengandung banyak nutrisi penting. Bukan hanya rasanya yang gurih namun Anda juga akan mendapatkan banyak manfaat dari mengonsumsi serangga ini. Karenanya, laron ini bukan hanya aman dikonsumsi manusia namun juga menyehatkan.


Gambar: food.detik.com

Karena aman dikonsumsi manusia, tentu saja serangga ini juga aman diberikan pada burung berkicau. Namun begitu, laron hanya diberikan sebagai pakan alternatif yang hanya boleh diberikan sesekali saja, ialah ketika kepepet. Karenanya, pemakaian jangka panjang sangat tidak dianjurkan karena dikhawatirkan timbul suatu gangguan pada kesehatan burung dikemudian hari. Sebab, sejauh ini belum ada penelitian yang menyebutkan keamanannya.

Meski begitu, di alam liar, laron sering kali menjadi buruan burung pemakan serangga saat musim hujan. Kacer, cendet, jalak kebo, kapasan, ciblek, dan beberapa burung pemakan serangga lainnya kerap kali menangkap dan memangsa serangga ini untuk dimakan. Ini menunjukkan bahwa laron bukan hal baru jika diberikan pada burung berkicau.

Laron adalah serangga yang mengandung protein sangat tinggi dan karenanya sangat baik diberikan pada burung yang kurang gizi. Jika dibandingkan dengan belalang, protein laron jauh lebih tinggi di mana dalam setiap 100 gram laron mengandung 65% protein. Namun begitu, laron mempunyai kandungan lemak yang sangat rendah (31%) sehingga sangat aman meski diberikan dengan takaran lebih banyak karena tidak menyebabkan burung kegemukan.

Laron juga mengandung asam lemak tak jenuh yang lebih rendah dari belalang. Jika pada belalang mencapai 60%, asam lemak tak jenuh pada laron hanya sekitar 57%. Laron juga mengandung asam linoleat (6,7%) dan asa olet (48%). Bahkan laron juga mengandung antibiotik yang dapat menjaga kesehatan burung supaya terhindar dari gangguan kesehatan.

Atas beberapa kandungan di atas, laron bisa dimanfaatkan sebagai pengganti jangkrik maupun kroto. Saat kroto langka seperti pada musim hujan, Anda bisa memanfaatkan laron ini untuk memacu birahi dan performa burung saat lomba.

Sebelum Anda memberikan laron pada burung, sebaiknya pilih laron yang sayapnya sudah lepas. Atau jika Anda tidak mendapatkannya tidak masalah, yang penting sayapnya dibuang terlebih dahulu. Sebab, sayap laron ini, meskipun sangat tipis, tidak baik untuk burung. Selain itu, potong juga kepala laron karena serangga ini mempunyai gigi yang angat kuat dan tajam di mana jika dibiarkan dikhawtirkan bisa melukai tengorokan burung.

Demikian penjelasan mengenai kandungan dan manfaat laron untuk burung berikcau. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba….!!!

Kandungan Gizi dan Manfaat Laron untuk Burung Berkicau yang Harus Anda Ketahui Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment