Blog Burung | Tutorial Burung

Monday, August 8, 2016

Mandi Air Santan, Solusi Terbaik Mengatasi Bulu Burung yang Tidak Mau Tumbuh

Tipsburung.com - Ada banyak kasus yang sering terjadi pada burung berkicau, salah satunya adalah susah tumbuh bulu. Hal ini biasanya terjadi setelah burung habis mabung atau karena suatu hal bulunya dicabut. Adapun bulu yang biasanya mengalami kasus seperti ini adalah bulu-bulu besar seperti sayap dan ekor.

Bulu-bulu tersebut bisa mengalami susah tumbuh karena bulu burung secara keseluruhan sudah tua atau pori-pori tertutup. Bulu burung juga bisa menjadi susah tumbuh karena terjadi sebuah kerusakan pada jaringan kulit burung dan pangkal bulu patah dan trtanam dalam kulit burung. Jika ini dibiarkan terlalu lama, bulu burung akan tetap menjadi gundul hingga waktu yang lama.

gambar: livestrong.com
Santan merupakan obat alami dan tradisional yang telah lama digunakan oleh nenek moyang kita untuk menjaga kesehatan rambut. Bahkan orang yang mengalami kebotakan juga kerap kali menggunakan obat tradisional ini. Dalam penggunaannya, ada yang digunakan langsung sebagai sampo dan ada juga yang dimasak terlebih dahulu hingga menjadi minyak. Selanjutnya, minyak ini diguanakan untuk minyak rambut. Hasilnya, bukan hanya membuat rambut menjadi tumbuh dengan subur namun juga membuat tampilan rambut lebih hitam.

Khasiat tersebut di atas tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk rambut manusia namun juga bulu burung. Burung yang mengalami botak atau bulu susah tumbuh, bisa juga diberikan air santan. Sama seperti pada rambut manusia, air santan ini juga mampu merangsang bulu burung supaya lebih cepat tumbuh. Bahkan air santan ini bisa memperbaiki bulu-bulu burung yang mengalami kerusakan dengan cukup baik.

Adapun cara pemberian santan pada burung yang susah tmbuh bulu ialah dengan dimandikan langsung sebagai pengganti air dengan cara sebagai berikut.

  • Sebelum dimandikan, sebaiknya dicek telebih dahulu kondisi burung. Lihat apakah pori-pori bulu burung normal atau tidak. Jika tersumbat, sikat terlebih dahulu menggunakan bawang putih hingga pori-pori terbuka.
  • Jika misalnya terdapat sisa patahan pangkal bulu, sebaiknya dikeluarkan terlebih dahulu dengan operasi sendiri. Gunakan alat yang tajam supaya burung tidak terlalu sakit.
  • Setelah selesai, burung bisa langsung dimandikan menggunakan air bersih hingga lepek. Teknik pemandiannya bisa disesuaikan dengan kebiasaannya, bisa menggunakan keramba bisa pula dengan semprotan.
  • Selanjutnya, mandi burung dilanjutkan dengan menggunakan santan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Untuk burung yang tidak mandi dalam keramba, sebaiknya airt santan ini langsung disemprotkan pada tubuh burung, utamanya pada bagian tidak tumbuh bulu. Namun jika Anda ingin mendapatkan hasil lebih maksimal, sebaiknya semprotan langsug diratakan ke seluruh tubuh.
  • Untuk burung yang mandi dalam keramba, jika burung mau, sebaiknya air santan langsung dijadikan pengganti air mandinya. Namun jika burung tidak mau, sebaiknya mandi air santan dilakukan dengan cara disemprot.
  • Setelah burung selesai mandi, jangan dibilas dengan air bersih namun biarkan saja sampai esok harinya. Namun pastikan bahwa sangkar burung Anda aman dari jangkauan semut sebab sangat berisiko dari serangan semut. Untuk itu, Anda bisa menyiasatinya dengan cara memberikan kapur ajaib atau oli pada cantolan atau pion sangkar burung.
  • Mandi santan bisa diulangi sesuai dengan kebutuhan

Dengan pemberian santan seperti di atas, diharapkan bulu burung Anda bisa lebih cepat tumbuh. Namun begitu, perawatan yang bagus dan asupan yang tepat juga sangat menentukan terhadap keberhasilan terapi ini. Karenanya, selama melakukan terapi ini, untuk burung pemakan serangga sebaiknya pemberian jangkrik bisa ditingkatkan. Sebab jangkrik ini bisa membantu memeprcepat pertumbuhan bulu burung. Sedangkan untuk burung pemakan biji-bijian, sayur, dan buah, pemberian pakan tersebut juga bisa ditingkatkan.

Mandi Air Santan, Solusi Terbaik Mengatasi Bulu Burung yang Tidak Mau Tumbuh Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment