Blog Burung | Tutorial Burung

Wednesday, August 31, 2016

Rawatan Harian Burung Terucuk Agar Gacor dan Ngeropel

Tipsburung.com Burung terucukan atau terucuk adalah burung yang mempunyai tipe suara mirip seperti burung cucak rowo. Bukan hanya karena suaranya yang mirip namun juga karakter suaranya yang hampir sama. Burung terucuk mempunyai suara yang besar nyaring dan ngeropel sebagaimana cucak rowo.

Tiak mudah untuk bisa membuat burung terucuk ini bisa menjadi gacor dan ngeropel. Bahkan kadang kala sampai membutuhkan waktu yang agak lama untuk menjadi bagus seperti itu karena apapun pada faktanya memang membutuhkan proses. Namun begitu, perawatan harian adalah senjata dan kunci paling utama untuk bisa membuat burung terucuk gacor dan ngeropel.

  
Sumber: kohchang-tourism.com

Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan beberapa cara perawatan burung terucukan ini supaya bisa gacor dan ngeropel.

Sering diembunkan
Pengembunan mempunyai manfaat yang sangat besar untuk burung, yang dalam hal ini burung terucukan. Dengan pengembunan, burung akan menjadi semakin rajin dan fighter. Pengembunan ini bisa dimulai jam 5 pagi hingga matahari terbit.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pengembunan harus dilakukan setiap hari. Karenanya, Anda harus selalu siaga setiap pagi untuk mengembunkan burung tersebut. Namun setelah burung semakin rajin dan ngeropel, frekuensi pengembunan bisa dikurangi. Bahkan pengembunan bisa juga dilakukan seperlunya saja, misalnya hanya dua kali dalam seminggu.

Pemberian EF secara rutin
EF yang berupa jangkrik harus diberikan setiap hari. Sebab, selain pemakan buah, terucuk juga sebagai burung pemakan serangga. Karenanya, di samping memberikan pisang, Anda juga harus memberikan jangkrik dengan rutin setiap hari.

Adapun mengenai takaran jangkrik dapat disesuaikan dengan karakter burung. Adakalanya terucuk membutuhkan jangkrik dalam jumlah yang sedikit setiap harinya, ada pula yang membutuhkan lebih banyak. Untuk mengetahui takaran jangkrik pada masing-masing burung terucuk, Anda bisa mengamati perilakunya setiap hari. Jika diberikan dua ekor jangkrik pagi dan sore burung kurang gacor, berarti burung membutuhkan jangkrik lebih banyak.

Berikan kroto
Sebagaimana burung pemakan serangga lainnya, burung terucuk juga membutuhkan kroto sebagai tambahan menu hariannya. Kroto ini sangat penting diberikan karena bisa menambah stamina dan kegacoran burung terucuk. Adapun pemberian kroto sebaiknya hanya dua kali dalam seminggu.

Jemur dengan kuat
Jemur kuat di sini maksudnya adalah durasi jemur lebih lama daripada biasanya. Jika Anda biasanya menjemur burung terucuk hanya dua jam setiap hari, namun saat ini Anda harus meningkatkannya. Jemur burung dari pagi hingga jam 11 siang setiap hari. Namun jika burung sudah mengalami kemajuan, misalnya semakin gacor dan belajar ngeropel, durasi penjemuran bisa dikurangi hingga jadi dua jam kembali setiap harinya.

Mandikan sampai puas
Memandikan burung tidak hanya asal basah. Memandikan burung yang benar adalah di mana burung sampai benar-benar merasa puas. Karenanya, burung mandi puas adalah di mana bulu burung basah kuyup dan didis dengan asyik.

Adapun cara memandikan burung terucuk yang paling bisa memberikan kepuasan adalah mandi sendiri dalam cepuk besar atau keramba. Karenanya, saat tiba waktu mandi, segera masukkan cepuk yang telah diisi air sebelumnya. Atau jika menggunakan keramba, masukkan burung terucuk ke dalam keramba. Namun jika Anda bisa memandikan burung terucuk sampai puas dengan menggunakan semprotan, mandi memakai cepuk atau keramba bisa Anda tinggalkan.

Dengan menerapkan kelima cara di atas, diharapkan burung terucuk Anda bisa gacor lebih cepat, bahkan juga ngeropel. Sebab, level burung terucuk yang ngeropel, apalagi sampai menggaruda adalah level terbaik dalam kelas burung terucuk.

Rawatan Harian Burung Terucuk Agar Gacor dan Ngeropel Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment