Blog Burung | Tutorial Burung

Tuesday, September 6, 2016

Cara Mudah Beternak Kacer Untuk Pemula

Tipsburung.com - Saat ini, bukan hanya Murai Batu, kacer pun sudah banyak yang dibudidayakan. Hal ini mengingat semakin sedikitnya populasi burung kacer di hutan yang semakin hari semakin gencar saja perburuan dilakukan oleh para pemikat burung. Kondisi ini didasarkan adanya sejumlah fakta di lapangan bahwa hanya kacer muda hutan yang bisa mempunyai kualitas lebih.

Banyak anggapan bahwa kacer hasil ternakan berkualitas rendah karena secara mental burung seperti mbagongan. Padahal jika sama-sama dirawat dengan baik, tidak ada burung jelek yang didasarkan atas penilaian muasal burung. Faktanya, banyak burung kacer hasil tangkaran yang berprestasi di berbagai event, bahkan hingga event berskala nasional.


 source:kicaukan.blogspot.com


Untuk itu, menangkarkan burung kacer adalah jalan terbaik dalam upaya ikut melestarikan burung di Indonesia. Lalu bagaimana cara melakukan penangkaran pada burung yang berwarna hitam putih tersebut? Apakah sesusah yang dikeluhkan orang-orang di luar sana? Lalu bagaimana tips mudah untuk pemula?

Untuk mengetahui tips mudah menangkar kacer bagi pemula, akan dijelaskan secara rinci dalam uraian berikut.

Persiapan
Dalam usaha menangkarkan burung kacer, ada beberapa hal yang musti Anda lakukan sebagai persiapan. Persiapan ini meliputi alat seperti sepasang burung, sangkar, dan lokasi.

1# sepasang indukan
Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah sepasang kacer calon indukan. Di samping harus mempunyai katuranggan yang bagus, diusahakan calon indukan ini juga bagus secara mental dan volume / power. Sebab, indukan yang bagus akan melahirkan anakan-anakan kacer yang juga berkualitas.


Usia untuk masing-masing calon indukan kacer harus sudah berumur alias dewasa. Paling tidak, sepasang kacer ini sudah berusia 1 tahun lebih supaya proses penjodohan lebih cepat dan produksi lebih maksimal.

2# Kandang
Untuk kandang penangkaran, hendaknya pilih kandang yang berukuran besar, no 1. Namun kandang ternak yang paling disarankan adalah kandang permanen segala ukuran, bergantung pada luas tempat. Kandang ini sangat bagus, selain akan membuat burung kacer bisa lebih bebas bergerak, juga akan membuatnya merasa seperti di alam bebas.

Dalam membuat kandang, usahakan untuk memberikan fentilasi udara yang bagus. Cara yang paling direkomendasikan adalah dengan menggunakan strimen supaya lebih praktis dan aman.

Kandang ini harus dilengkapi dengan sebuah gelodok atau sarang yang memang khusus untuk burung kacer. Lengkapi sarang atau gelodok tersebut dengan serabut seperti daun cemara dan lain sebagainya. Selain di letakkan di dalam sarang, sebagian serabut juga bisa ditabur di dasar sangkar untuk ditata oleh burung.

3# Lokasi
Perlu diektahui, lokasi penempatan sangkar harus nyaman dan aman. Nyaman dalam arti di mana burung merasa sangat tenang sehingga produksi bisa berjalan dengan sangat lancar. Karenanya, pilih lokasi yang sepi supaya burung tidak merasa terganggu.

Sedangkan aman dimaksud di sini adalah lokasi tersebut jauh dari binatang buas yang bisa membuat burung merasa ketakutan. Beberapa binatang buas dimaksud ialah seperti kucing, tikus, garangan, lalulalang orang, gaduh, dan lain sebagainya. Karenanya, pilih lokasi yang paling aman supaya burung bisa berproduksi dengan baik.

Proses penjodohan
Ketika Anda sudah melakukan persiapan-persiapan di atas, saat ini langkah yang harus Anda lakukan adalah menjodohkan kedua calon indukan kacer tersebut. Caranya adalah dengan mendekatkan sangkar kedua kacer supaya bisa saling mengenal satu sama lain.

Jarak antara dua kacer sebaiknya diatur dan tidak lebih dari dua meter supaya proses perkenalan lebih efektif. Setelah dirasa kedua burung ini sudah bisa berkenalan dengan baik, dekatkan kedua sangkar dengan posisi tangkringan sama rendah.

Burung yang sudah berjodoh akan memberikan sinyal yang beragam seperti saling mendekati atau tidur berdekatan. Selain itu, kedua burung juga akan menunjukkan ketertarikan dengan cara di mana kacer jantan berusaha mengejar sedangkan kacer betina menunjukkan perilaku ngeleper-ngeleper minta kawin.

Proses perkembangbiakan


 source: ronggolawe.info
 
Setelah kedua burung dirasa berjodoh, selanjutnya masukkan keduanya ke dalam sangkar ternak. Burung kacer jantan bisa dimasukkan terlebih dahulu, kemudian kacer betina. Untuk selanjutnya, amati perkembangannya.

Burung yang benar-benar berjodoh akan langsung kawin dan mengangkut / menata sarang. Jika kedua burung langsung kawin, biarkan terjadi hingga beberapa kali biar lebih cepat terjadi proses pembuahan.

Selama proses pengeraman dan masa ngeloloh, Anda harus benar-benar bisa menjaga kondisi kenyamanan dan keamanan lingkungan tempat ternak. Sebab dalam masa ini, kacer berada pada fase yang sangat sensitif.

Jika kedua kacer sampai merasa terganggu, proses pengeraman bisa berhenti. Bahkan jika sedang dalam masa meloloh, anakan bisa mati, entah tidak diloloh lagi oleh indukannya atau dibantai.

Saat telur sudah menetas, Anda bisa membiarkan indukan meloloh anakannya. Namun kebanyakan penangkar melolohnya sendiri. Karenanya, pada saat anakan sudah berumur 7 hari, anakan ini akan disapih untuk diloloh sendiri. Namun biasanya, anakan hasil diloloh sendiri akan lebih jinak dan ini tentu saja tidak baik untuk kacer.

Demikian sekelumit tentang cara budidaya kacer untuk pemula. Selamat mencoba dan semoga sukese.

Cara Mudah Beternak Kacer Untuk Pemula Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment