Blog Burung | Tutorial Burung

Thursday, September 1, 2016

Cara Mengatasi Cucak Ijo Supaya Volume Kencang dan Bongkar Isian di Lapangan

Tipsburung.com - Ada banyak kasus di mana volume cucak ijo menjadi pelan dan bahkan cenderung ngeriwik saat diadu di lapangan. Padahal saat di rumah atau di bawah dan belum bertemu musuh, volume cucak ijo begitu keras. Bahkan kadang kala, materi yang dibawakan itu-itu saja dan tidak bongkar materi penuh. Kondisi ini kerap kali membuat sang empunya merasa kecewa karena penampilan cucak ijonya tidak bisa bekerja dengan maksimal.


source: mediaronggolawe.com 

Kondisi cucak ijo seperti ini biasanya disebabkan karena faktor birahi yang kurang maksimal. Bisa saja cucak ijo sebelum digantang atau bertemu cucak ijo betina bisa langsung bongkar isian namun jika bertemu cucak ijo jantan lainnya tidak segarang tadi. Hal ini disebabkan karena burung cucak ijo Anda belum mempunyai level birahi yang memadai sehingga tidak bisa berbuat banyak ketika bertemu musuh.

Sebagaimana diketahui bahwa cucak ijo adalah burung semi fighter. Karenanya, untuk bisa tampil baik saat di lapangan, diperlukan setelan birahi yang pas untuk mengeluarkan fighternya. Sebab birahi yang pas ini akan memunculkan nalurinya untuk mempertahankan daerah kekuasaan atau teritorialnya. Jika tidak, burung cucak ijo Anda bisa gembos sebagaimana keluhan di atas.

Ada beberapa cara untuk menyeting burung cucak ijo yang mengalami gejala di atas, volume menjadi tipis dan cenderung hanya ngeriwik saja saat di lapangan sebagaimana berikut.

Berikan menu EF lebih banyak
Untuk menaikkan level birahi cucak ijo tentu saja dibutuhkan jangkrik yang banyak. Jika Anda biasanya memberikan 3/3 pada saat pagi dan sore, maka jumlah ini bisa ditingkatkan hingga dua kalilipat hingga menjadi 6/6. Jika saat kembali dicoba di lapangan belum ada perubahan, jumlah pemberian jangkrik bisa ditingkatkan lagi hingga ditemukan setelan yang ideal.

Kroto juga sangat penting
Sudah umum bahwa kroto adalah salah satu jenis ekstra foding yang mempunyai kandungan protein sangat tinggi. Karenanya, di samping memberikan jangkrik, Anda juga harus memberikan kroto yang cukup saat menjelang lomba. Jika cucak ijo Anda gembosnya parah, takaran kroto ini diperbanyak bahkan harus lebih banyak dari takaran biasanya.

Jemur lebih kuat
Menjelang lomba, burung cucak ijo yang volumenya menjadi tipis dan cenderung ngeriwik saat di lapangan ini juga harus dijemur lebih kuat daripada biasanya. Jemur kuat dimaksud adalah durasi penjemuran lebih lama daripada biasanya.

Jika misalnya Anda hanya biasa menjemur satu hingga dua jam setiap hari, namun saat menjelang lomba, penjemuran bisa ditingkatkan menjadi 3 jam atau lebih. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan birahi burung cucak ijo Anda supaya bisa tampil maksimal di lapangan.

Buka kerodong sebelum digantang
Setelah sampai di lapangan, usahakan burung cucak ijo Anda harus di-ler atau dibuka kerodongnya terlebih dahulu. Di samping supaya burung bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya, juga bertujuan supaya burung bisa menghirup udara segar setelah mendekam dalam sangkar selama dalam perjalanan ke lapangan. Biarkan burung cucak ijo Anda memahami dan menikmati lingkungan barunya di sekitar lapangan hingga mau berbunyi.

Persiapan menjelang gantang
Satu sesi menjelang lomba kelas cucak ijo, jika mungkin berikan beberapa ulat Hongkong atau jangkrik. Selain akan meningkatkan stamina karena burung dalam kondisi kenyang, EF ini juga bisa membantu burung cucak ijo lebih motivatif sehingga saat bertemu musuh di lapangan langsung ngentrok njambul serta memuntahkan semua isian atau materinya dengan baik.

Demikian beberapa tips rawatan menjelang lomba untuk cucak ijo yang hanya ngeriwik di lapangan. Dengan metode ini, diharapkan cucak ijo Anda bisa tampil dengan baik dan maksimal.

Cara Mengatasi Cucak Ijo Supaya Volume Kencang dan Bongkar Isian di Lapangan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment