Blog Burung | Tutorial Burung

Thursday, October 6, 2016

3 Kondisi Ini yang Terjadi Jika Paruh Cendet Anda Berwarna Pucat

Tipsburung.com - Pernahkah anda mempunyai cendet di mana kondisi paruh tiba-tiba berubah menjadi pucat? Paruh yang biasanya mengalami perubahan ini adalah paruh bagian bawah yang dimulai dari pangkal hingga pertengahan paruh. Kondisi ini mirip sekali dengan paruh cendet anakan atau trotol.


Dalam beberapa kasus, paruh cendet yang mengalami pucat bukan hanya bagian bawah namun juga bagian atas. Kondisi ini tentu saja dapat mengurangi tampilan fisik cendet. Yang sebelumnya tampil sangar, mendadak menjadi kemayu.

Pengaruh pucatnya paruh cendet ini tidak hanya berkaitan dengan tampilan cendet namun juga pada frekuensi bunyi. Burung cendet dengan paruh pucat, biasanya kegacorannya akan berkurang. Begitu juga dengan daya tempur dan fighternya.

Lalu mengapa bisa begitu? Dan apa sebenarnya yang terjadi pada cendet-cendet seperti ini?

Setidaknya, cendet yang mengalami pucat pada paruhnya disebabkan karena 3 kondisi sebagaimana berikut.

Cendet (mau) mabung
Cendet yang mau atau sedang mabung tidak hanya mengalami penurunan frekuensi bunyi namun juga ditandai dengan menurunnya aktivitas fisik lainnya. Hal ini sering kali disertai oleh perubahan pada warna paruh burung yang berwarna pucat.

Belum jelas bagaimana proses ganti bulu ini bisa mempengaruhi perubahan pada warna paruh. Namun yang jelas, hal ini menandakan bahwa burung cendet tidak sedang dalam masa fit. Hal ini memang sangat umum terjadi pada cendet yang sedang mengalami mabung.

Ketika burung sudah selesai mabung, kondisi paruh ini perlahan-lahan akan pulih kembali. Karenanya, pengembunan dan penjemuran sangat penting dilakukan pada cendet dalam masa ini karena dapat mempercepat proses pengondisian burung.

Tidak fit secara fisik
Burung cendet yang mengalami penurunan pada kesehatan fisiknya juga akan mengalami perubahan pada warna paruhnya. Mungkin saja burung sedang masuk angin, tidak enak badan, dan beberapa penurunan kondisi fisik lainnya.

Kondisi ini biasanya dibarengi dengan berkurangnya ketajaman tatapan mata burung. Mata menjadi agak sayu dan kurang bergairah. Kondisi fisik burung juga mengalami banyak perubahan, lemas dan kurang lincah.

Bagi sebagian orang, kondisi ini kurang disadari karena burung tiba-tiba kurang rajin dan juga kurang aktif. Karenanya, banyak para penghobi menghubungkan kondisi ini dengan masalah birahi sehingga penangannya sering kali salah.

Untuk mengatasi masalah ini, cobalah burung sering-sering diembunkan. Imbangi dengan penjemuran rutin setiap hari namun jangan sampai terlalu lama. Sebab, meskipun sinar matahari bisa menyehatkan burung sakit, namun paparan sinar matahari yang terlalu lama juga tidak baik karena bisa memperburuk kondisi burung.

Selain itu, kurangi mandi sebab mandi yang terlalu sering bisa berakibat fatal pada kesehatan burung. Karenanya, mandikan burung cendet hanya dua kali saja dalam seminggu.

Dalam konteks ini, anda bisa mencampurkan jahe dan kunyit sebagai pakan jangkrik. Hal ini akan membantu meningkatkan kesehatan burung. Sebab kedua rimpang ini mempunyai manfaat yang sangat besar pada kesehatan burung.


Tidak fit secara psikis
Burung yang sakit secara psikologis juga bisa membuat paruh cendet berubah menjadi pucat. Mungkin burung sedang mengalami stres akibat sangkar terjatuh, diserang kucing, ganti sangkar, dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi masalah ini, kurangi mandi dan tambah jemur namun hanya pada saat pagi hari saja. Adapun durasi penjemuran yang direkomendasikan adalah tidak lebih dari satu jam tetapi tentu saja hal ini sangat bergantung dengan kondisi dan cuaca.

Selain itu, rajin-rajinlah mengembunkan burung. Udara pagi tidak hanya menyehat fisik burung cendet namun juga mampu merefresh otak sehingga bisa sembuh lebih cepat dari gangguan mental. Karenanya, untuk burung yang stres, pengembunan mutlak diperlukan.

Anda juga bisa memberikan terapi suara air mengalir karena suara air ini sangat efektif dalam memulihkan psikologis burung. Anda juga sangat disarankan untuk selalu menempatkan burung di lokasi yang tenang, full kerodong, dan memberikan perawatan yang konsisten.

3 Kondisi Ini yang Terjadi Jika Paruh Cendet Anda Berwarna Pucat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment