Blog Burung | Tutorial Burung

Wednesday, December 14, 2016

Ketahui Efek Pemberian Cicak pada Cendet

Tipsburung.com - Cendet adalah burung pemakan serangga dan bahkan burung lain sehingga burung ini disebut burung predator. Karenanya, di samping diberikan voer, burung ini juga diberikan serangga sebagai ekstra fodingnya untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Ekstra foding yang biasanya diberikan oleh kicau mania ialah berupa jangkrik.


Karena burung ini adalah pemakan serangga, maka burung ini bisa memakan hampir semua jenis serangga. Karenanya, makanan burung ini di alam bebas berupa belalang, ulat, orong-orong, dan beberapa serangga lainnya. 


Bahkan burung ini juga bisa memakan cecak, hewan melata yang banyak hidup di dinding-dinding rumah. Dan karenanya, ada beberapa kalangan yang menjadikan cicak ini sebagai pengganti ekstra foding.

Pemberian cecak pada cendet sebagai pengganti jangkrik, mungkin sebagian orang menganggap bahwa hal ini adalah biasa, tetapi sebagian yang lain ada juga yang menganggapnya terlalu ekstrem. 


Namun sebenarnya, pemberian cecak pada cendet ini adalah bukan cara yang tepat, apalagi jika dengan alasan untuk pengganti jangkrik. Hal ini disebabkan karena cecak mempunyai efek negatif pada burung cendet.

Burung cendet yang diberikan cecak (sekalipun hanya sekali), bisa mengakibatkan burung menjadi over birahi yang tidak bisa diatasi dengan cara yang biasa. Karenanya, over birahi pada burung ini bisa terjadi dalam jangka waktu relatif lama. 


Bahkan ekstremnya lagi, cecak ini bisa mengakibatkan kerontokan pada bulu burung yang juga bisa terjadi secara terus-menerus. Hal ini disebabkan karena cecak ini mempunyai efek panas berlebihan sehingga birahi burung menjadi tidak terkontrol. Birahi dan efek cecak ini baru bisa kembali normal setelah efek cecak tersebut dalam tubuh burung hilang secara bertahap.

Efek panas dari cecak ini mungkin saja tidak langsung bisa terlihat pada burung cendet. Namun perlahan tapi pasti, sehari dua hari, efek itu akan terlihat di mana cendet biasanya akan mengalami peningkatan birahi seperti tiba-tiba galak dan mencabuti bulu-bulunya. Ektremnya lagi, burung cendet yang sedang birahi ini tidak akan mau ngoceh sehingga burung cenderung terlihat macet.

Efek negatif dari pemberian cecak ini sebenarnya sangat bergantung pada individu cendet. Ada beberapa kasus di mana cendet tidak bermasalah jika hanya diberikan sekali dua kali. Namun untuk cendet-cendet yang sensitif, pemberian cecak satu ekor saja sudah cukup membuat cendet over birahi.

Lalu bagaimana untuk cendet anakan atau trotol? Pemberian cecak untuk burung-burung piyik dan bakalan, kadang kala tidak menunjukkan gejala apapun. Hal ini kemungkinan besar disebabkan karena pada usia tersebut emosi dan birahi burung cendet belum terbentuk dengan sempurna sehingga cenderung tidak mempunyai dampak apapun. 


Namun untuk trotol yang sudah agak dewasa, efek negatif tersebut kadang kala bisa terlihat sebagaimana dampak pada burung cendet dewasa.

Berangkat dari penjelasan di atas, Anda harus bisa berpikir ulang untuk memberikan cecak ini pada cendet. Akan lebih baik Anda tidak memberikan ektra foding apapun pada cendet daripada Anda menggunakan cecak. Hal ini disebabkan cecak mempunyai dampak yang sangat buruk pada burung.

Ketahui Efek Pemberian Cicak pada Cendet Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Leo Sayoga

0 komentar:

Post a Comment